PLN dan Pemprov Sulawesi Tengah Perkuat Sinergi Percepatan Program Listrik Desa: Target 100% Desa Berlistrik 2029 PLN dan Pemprov Sulawesi Tengah Perkuat Sinergi Percepatan Program Listrik Desa: Target 100% Desa Berlistrik 2029 - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

PLN dan Pemprov Sulawesi Tengah Perkuat Sinergi Percepatan Program Listrik Desa: Target 100% Desa Berlistrik 2029

8 June 2026 | 20:04 WIB Last Updated 2026-06-08T12:04:03Z
Pertemuan PT PLN (Persero) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka memperkuat kolaborasi dalam upaya memperluas akses listrik hingga ke wilayah pelosok. Komitmen tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan jajaran manajemen PLN yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu (3/6/2026).

PALU, Indimanado.com - PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat kolaborasi dalam upaya memperluas akses listrik hingga ke wilayah pelosok. Komitmen tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan jajaran manajemen PLN yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu (3/6/2026).

Pertemuan yang digelar dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila itu dihadiri Manager PLN UP2K Sulawesi Tengah, Rahmatan, Manager PLN UP3 Palu, Ansar, serta perwakilan Manager PLN UPP Sulawesi Tengah, Yanuar. Selain membahas evaluasi kondisi sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN UP3 Palu, pertemuan juga menitikberatkan pada percepatan pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes).

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan apresiasi atas upaya PLN dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat di daerah terpencil. Menurutnya, pemerataan akses energi merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila, terutama dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah siap mendukung langkah PLN agar seluruh desa di wilayah tersebut dapat menikmati layanan listrik yang memadai pada tahun 2029.

Pertemuan PT PLN (Persero) dan Pemprov Sulteng ini juga digelar dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, dan dihadiri Manager PLN UP2K Sulawesi Tengah, Rahmatan, Manager PLN UP3 Palu, Ansar, serta perwakilan Manager PLN UPP Sulawesi Tengah, Yanuar. Selain membahas evaluasi kondisi sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN UP3 Palu, pertemuan juga menitikberatkan pada percepatan pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes).


“Semangat Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bahwa keadilan pembangunan wajib dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Listrik adalah motor penggerak pendidikan, kesehatan, dan ekonomi warga. Pemprov Sulteng berkomitmen penuh mendukung PLN agar target seluruh desa menikmati listrik layak pada tahun 2029 bisa tercapai,” tegas Anwar Hafid.

Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan bahwa program elektrifikasi pedesaan merupakan bagian dari komitmen mutlak PLN dalam mendukung pembangunan yang merata dan berkeadilan.

“Nilai gotong royong dalam Pancasila tercermin kuat dari sinergi kokoh antara PLN dan Pemprov Sulteng ini. Listrik bukan sekadar penerangan, melainkan fondasi utama peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, PLN UID Suluttenggo mengawal penuh seluruh tahapan Program Listrik Desa ini agar target zero-island atau 100 persen desa berlistrik di Sulawesi Tengah pada 2029 dapat terwujud nyata,” ungkap Usman.

Hingga Mei 2026, program Listrik Desa di Sulawesi Tengah menunjukkan perkembangan yang positif. PLN mencatat sebanyak 84 lokasi pada program Lisdes 2025 telah berhasil dialiri listrik, sementara 10 lokasi lainnya masih dalam tahap penyelesaian konstruksi.

Untuk tahun 2026, PLN menargetkan pembangunan jaringan listrik di 53 lokasi pada tahap pertama dan 158 lokasi pada tahap kedua yang tersebar di berbagai daerah di Sulawesi Tengah.

Manager PLN UP2K Sulawesi Tengah, Rahmatan, mengatakan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

"Kami terus memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan sesuai timeline. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat membuat kami optimistis tantangan geografis dapat diatasi," jelas Rahmatan.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menegaskan bahwa PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan baru, tetapi juga menjaga keandalan pasokan listrik yang telah tersedia.

Ia berharap hadirnya listrik di desa-desa dapat membuka peluang ekonomi baru untuk masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.

Melalui sinergi yang terus diperkuat, PLN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah optimistis target pemerataan akses listrik di seluruh desa pada tahun 2029 dapat tercapai, menjadi bukti kehadiran negara yang memberi manfaat pembangunan dan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat. (*/Ajl)
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close