Goethe-Institut Hadirkan Konser Paduan Suara dengan Kerstin Behnke di Manado, Pertemukan 12 Pengaba Asia Tenggara Goethe-Institut Hadirkan Konser Paduan Suara dengan Kerstin Behnke di Manado, Pertemukan 12 Pengaba Asia Tenggara - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Goethe-Institut Hadirkan Konser Paduan Suara dengan Kerstin Behnke di Manado, Pertemukan 12 Pengaba Asia Tenggara

8 September 2026 | 10:16 WIB Last Updated 2026-09-08T02:43:26Z
Goethe-Institut Hadirkan Konser Paduan Suara dengan Kerstin Behnke di Manado, Pertemukan 12 Pengaba Asia Tenggara
Kerstin Behnke. Foto Goethe-Institut Indonesien

MANADO, Indimanado.com - Goethe-Institut Indonesien akan menggelar konser penutup Kelas Master Pengaba Paduan Suara bersama Kerstin Behnke pada Kamis, 10 September 2026, pukul 19.00 WITA di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado. Konser ini terbuka untuk umum tanpa biaya dengan terlebih dahulu registrasi.

Konser ini akan mempertemukan 12 pengaba terpilih dari Indonesia, Malaysia, Myanmar, Vietnam, dan Filipina dengan komunitas paduan suara asal Manado, yakni Gema Sangkakala Female Choir serta Manado Catholic Choir, sebagai puncak dari program kelas master yang dipimpin oleh Kerstin Behnke, profesor kepemimpinan paduan suara dan ansambel pada Universitas Musik FRANZ LISZT Weimar, Jerman.

Saat ini, ke-12 pengaba terpilih ini tengah mengikuti lokakarya bersama Kerstin Behnke sejak 1-9 September di Manado yang berfokus pada cara memimpin latihan sebagai proses artistik dan komunikatif, di antaranya pengembangan ekspresi musikal, memperhalus suara ensambel, serta mengarahkan paduan suara menunjuk interpretasi yang meyakinkan sambil mempertahankan suasana latihan yang efisien, positif, dan memotivasi.

Pada konser penutup, ke-12 konduktor terpilih akan memimpin Gema Sangkakala Female Choir dan Manado Catholic Choir di hadapan publik, menerapkan pendekatan artistik yang mereka kembangkan selama program.

Dr. Nina Wichmann, Kepala Regional Program Budaya di Goethe-Institut Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, menyampaikan, “Program ini menjadi sebuah perjumpaan yang istimewa antara 12 konduktor asal Asia Tenggara dan dua komunitas lokal paduan suara Manado, yang mempertemukan pengalaman, tradisi, dan semangat bermusik yang beragam. Kami berharap perjumpaan ini dapat menghadirkan ruang dialog lintas budaya sekaligus menunjukkan bagaimana musik mampu menyatukan kita dalam satu harmoni.”

Elizabeth Soegiharto, Koordinator Program Budaya Goethe-Institut Indonesien, menambahkan, “Kota Manado, yang terletak di persimpangan Nusantara, telah melahirkan lanskap musikal antargenerasi yang bersifat lintas komunitas dan tradisi, tempat menyanyi bersama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Lingkungan yang hidup inilah yang menjadi latar belakang pembentukan edisi terbaru Kelas Master Pengaba Paduan Suara bersama Kerstin Behnke di Manado.”

Konduktor yang akan memimpin adalah: Drake Allan Mokorimban (Indonesia), Ezra Clement Dario (Indonesia), Lee Jian Zhen (Malaysia), Leo Hubertus Dimas Avianto (Indonesia), Lian Deih Zaam (Myanmar), M. Inggita Belinda Siegers
(Indonesia), Martin Andryas Littik (Indonesia), Nguyễn Hải Yến (Vietnam), Paolo Niccolo Piquero (Filipina), Roland David Enoch (Indonesia), Sandy Sumampouw (Indonesia), dan Steven Immanuel Angelo (Indonesia).

Program Kelas Master Pengaba Paduan Suara pertama kali diinisiasi GoetheInstitut Indonesien di Salatiga pada 2016 dan kemudian berlanjut di sejumlah kota seperti Malang pada 2018 dan Medan pada 2022.

Registrasi untuk menonton konser ini bisa dilakukan melalui tautan www.bit.ly/kb-manado. (Rls/Ajl)

Tentang Goethe-Institut
Goethe-Institut merupakan lembaga kebudayaan Republik Federal Jerman yang aktif di seluruh dunia. Kami mempromosikan pengajaran bahasa Jerman di luar negeri dan mendorong pertukaran budaya antarbangsa. Kami juga menyampaikan gambaran menyeluruh mengenai Jerman melalui informasi tentang kehidupan politik, sosial dan budaya di Jerman. Beragam program budaya dan pendidikan kami menyokong dialog antarbudaya dan memfasilitasi partisipasi kultural. Berbagai program tersebut memperkukuh struktur-struktur masyarakat madani dan mendukung mobilitas global.

Tentang Kerstin Behnke
Kerstin Behnke adalah profesor kepemimpinan paduan suara dan ansambel pada Universitas Musik FRANZ LISZT Weimar. Sebelum diangkat sebagai profesor, ia mengajar kepemimpinan paduan suara pada Universitas Musik Lübeck selama empat tahun. Ia belajar kepemimpinan paduan suara pada Universitas Seni di Berlin di bawah Prof. Mathias Husmann dan sebelumnya
belajar musik sekolah di Hochschule für Musik und Theater di kota asalnya, Hamburg. Kerstin Behnke adalah direktur artistik via-nova-chor München, dan bersama paduan suara ini ia berhasil meraih satu dari kedua hadiah pertama pada Lomba Paduan Suara Jerman 2018 dalam kategori paduan suara campuran dan dianugerahi Penghargaan Musik Negara Bagian Bayern. Ia pernah menjadi pengaba tamu antara lain di New Japan Philharmonic Orchestra, Cottbus State Philharmonic, paduan suara dan orkestra Philharmonie Almaty, serta Konzerthausorchester Berlin. Ia menjadi pengaba Berliner Cappella selama 15 tahun dan secara rutin tampil di aula-aula konser utama di Berlin. 
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close