![]() |
| Dok indi/Drs Meiki Onibala MSi |
indimanado.com, SULUT - Pelaksanaan upacara untuk memperingati Hari Lahirnya Pancasila Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) 1 Juni 2018 mendatang rencananya akan dilaksanakan di Kawangkoan, Kabupaten Minahasa. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Sulut, Drs Meiki Onibala MSi, Senin (28/5/2018).
Meiki Onibala menjelaskan sengaja memilih lokasi diluar Kota Manado karena beberapa alasan.
"Yang pertama, Sulawesi Utara bukan hanya Manado, tapi 11 Kabupaten dan 4 Kota. Yang Kedua, pemilihan Kawangkoan sebagai tempat pelaksanan, sebagai penghormatan kepada para Pahlawan asal Minahasa," terang Meiki Onibala.
"Perlu diketahui Kawangkoan memiliki nilai historis yang sangat penting di era Bernard Lapian dan Mendur yang merupakan tokoh perjuangan nasionaI," tambah Meiki Onibala.
Bernard Wilhelm Lapian, lahir di Kawangkoan, 30 Juni 1892 dan meninggal di Jakarta, 5 April 1977 pada umur 84 tahun. Adalah seorang pejuang nasionalis berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Perjuangannya dilakukan dalam pelbagai bidang dan dalam rentang waktu sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda, pendudukan Jepang, sampai pada zaman kemerdekaan Indonesia.
Alex Impurung Mendur (1907 - 1984) adalah salah satu fotografer yang mengabadikan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945. Bersamanya ada saudara kandungnya Frans Mendur, lahir tahun 1913– meninggal tahun 1971. Adalah salah satu dari para fotografer yang mengabadikan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.
"Berdasarkan hal inilah Kawangkoan dipilih," kata Onibala sembari mengatakan nantinya untuk Peringatan Hari Lahir Pancasila berikutnya akan dilaksanakan di kabupaten atau kota lainnya.
Diketahui, agenda peringatan Hari Lahir Pancasila ke 73 tersebut sudah dibahas Kesbangpol Sulut lewat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan unsur TNI, POLRI dan SKPD terkait.
Dimana, kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 8:30 WITA, bertempat di stadion Kawangkoan. Agenda dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara. Pada acara tersebut juga akan dirangkaikan dengan deklarasi anti radikalisme dan anti hoax.
(alfa jobel)
