Kronologis Pemuda Dorong Kakek-kakek dan Tewas, Masalah Ruko hingga Pamer Kebal Senjata Tajam Kronologis Pemuda Dorong Kakek-kakek dan Tewas, Masalah Ruko hingga Pamer Kebal Senjata Tajam - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kronologis Pemuda Dorong Kakek-kakek dan Tewas, Masalah Ruko hingga Pamer Kebal Senjata Tajam

31 August 2026 | 14:59 WIB Last Updated 2026-08-31T06:59:32Z




MANADO - Seorang pemuda di Manado, FA (18), emosi melihat kakek berusia 69 tahun pamer kebal tubuh menggunakan parang. Kakek berinisial JKNK didorong sampai terjatuh lalu dipukul.


Belakangan, kakek yang sering dipanggil Opa Nicky ini akhirnya meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi di Jalan Lumimuut, Kelurahan Mahakeret Timur, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.


FA pun digelandang ke Mapolresta Manado. Tim URC Charlie dan Delta yang dipimpin Kanit URC, Ipda Nathaniel Farrell Siallagan menjemputnya di sebuah ruko, tak jauh dari lokasi kejadian.


FA mengaku emosi, karena korban memamerkan kebal senjata tajam untuk menakut-nakutinya. Korban mengiris lengan dan lidahnya sambil memperlihatkan kepadanya.


"Emosi kita komdan, so banyak kali dia (korban) beking bagitu pakita," aku FA.


Pemuda bertubuh subur ini kemudian mengatakan pemicu terjadinya persoalan karena sampah daun di tempat kerjanya. Daun kering yang disapunya di lantai dua, terkadang sering masuk ke dalam kamar korban di lantai satu.


Pemicu lainnya menurut FA, ruko tempatnya bekerja sebelumnya dijaga oleh korban. Tapi beberapa bulan ini, ruko disewa oleh mereka sehingga korban tidak tinggal disitu lagi.


FA mengatakan, Minggu pagi menjelang siang, korban kembali ke ruko sambil membawa parang lalu membuat keributan. Parang diarahkan kepadanya, kemudian diiriskan ke lengan dan lidah berulangkali.


Tak tahan sering ditakuti, FA lalu mendorong korban hingga terjatuh terlentang. Karena emosi, FA melayangkan bogem ke wajah korban sebanyak dua kali.


Korban masih sempat mengeluh kesakitan hingga beberapa warga memberikan pertolongan dengan melarikannya ke rumah sakit. Tapi tak lama mendapat perawatan korban menghembuskan nafas terakhirnya.


Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Elwin Kristanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Iya, dan pelakunya sudah diamankan dan dalam pemeriksaan penyidik," ujarnya, Senin (31/8/2026).


Kompol Elwin Kristanto kemudian mengimbau, warga untuk tidak terpancing dengan peristiwa itu, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihaknya.


Penulis: Acha

Editor: Acha




Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close