PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang di Bolaang Mongondow, Dukung Percepatan Pemulihan Warga PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang di Bolaang Mongondow, Dukung Percepatan Pemulihan Warga - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang di Bolaang Mongondow, Dukung Percepatan Pemulihan Warga

8 June 2026 | 16:43 WIB Last Updated 2026-06-08T08:43:44Z
PT PLN (Persero) UP3 Kotamobagu melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) saat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow. Foto 1

BOLAANG MONGONDOW, Indimanado.com - PT PLN (Persero) UP3 Kotamobagu melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Minggu (7/6/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana, sekaligus mendukung percepatan proses pemulihan pascabencana.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Manajemen PLN UP3 Kotamobagu, Manajemen PLN ULP Inobonto, Srikandi PLN, dan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PLN UP3 Kotamobagu. Hadir pula Asisten II dan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Sosial, Camat Bolaang, pemerintah desa, serta masyarakat penerima bantuan.

Banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Bolaang dipicu oleh curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi selama beberapa hari terakhir. Luapan Sungai Botuk yang membawa material kayu dan lumpur menyebabkan genangan air mencapai sekitar satu hingga satu setengah meter di sejumlah permukiman warga.
Selain Desa Solimandungan I dan Solimandungan II, dampak banjir juga dirasakan oleh warga Desa Solimandungan Baru dan Desa Komangaan. Bencana tersebut tidak hanya merendam ratusan rumah, tetapi juga sejumlah fasilitas umum, di antaranya Masjid An-Nur Solimandungan II, SDN 2 Solimandungan II, Kantor Desa Solimandungan II, Pustu, serta gedung taman kanak-kanak setempat.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun, mengatakan bahwa PLN memiliki komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya pada saat terjadi bencana alam.

Menurutnya, selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat bangkit dari kondisi darurat.

"Melalui program TJSL ini, kami berharap bantuan yang disalurkan dapat mempercepat pemulihan psikologis dan pemenuhan kebutuhan logistik dasar warga di Bolaang Mongondow," ungkap Usman.

Sebagai bentuk dukungan, PLN UP3 Kotamobagu menyalurkan bantuan berupa 150 paket sembako, 150 kardus air mineral, 50 unit kasur, 50 lembar tikar, dan 2 unit tandon air. Bantuan menyasar warga yang mengalami kerugian material cukup berat di Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II.

PT PLN (Persero) UP3 Kotamobagu melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) saat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow. Foto 2


Manager PLN UP3 Kotamobagu, Reki Wowiling, menjelaskan bahwa sejak awal kejadian, petugas PLN bergerak cepat melakukan pengamanan jaringan listrik di wilayah terdampak guna menghindari risiko bahaya bagi masyarakat.

"Begitu menerima laporan banjir bandang, petugas PLN segera melakukan pemadaman darurat dan pengamanan sistem kelistrikan di wilayah terdampak guna menghindari potensi bahaya sengatan listrik. Sembari memulihkan sistem, keluarga besar PLN UP3 Kotamobagu, termasuk tenaga alih daya, juga bergotong-royong membantu warga membersihkan lumpur di fasilitas umum dan pemukiman," jelas Reki.

Apresiasi atas langkah cepat PLN disampaikan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Renti Mokoginta, S.Pd., MAP, menyebut kolaborasi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan bencana.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada PLN yang telah menunjukkan kepedulian nyata. Sinergi ini membuktikan bahwa penanganan bencana memerlukan kolaborasi erat multi-pihak agar masyarakat terdampak bisa segera pulih," kata Renti.

Senada, Camat Bolaang, Ninik Kusrini Tohis, S.Ik, mengaku kehadiran PLN sejak hari pertama bencana sangat membantu masyarakat, baik melalui pengamanan jaringan listrik maupun penyaluran bantuan kebutuhan dasar.

"PLN tidak hanya mengamankan listrik, tapi juga hadir fisik membantu pembersihan pemukiman serta membawa bantuan kebutuhan dasar yang sangat mendesak bagi warga kami. Ini sangat berarti bagi kami," tutur Ninik.

Salah seorang warga Desa Komangaan, Yusran Paputungan, turut menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan berupa sembako, air bersih, kasur, dan tikar sangat dibutuhkan warga yang kehilangan banyak harta benda akibat banjir.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan dari PLN di tengah kondisi sulit ini. Paket sembako, air bersih, kasur, dan tikar ini sangat kami butuhkan karena banyak barang kami yang hanyut dan rusak. Semoga kebaikan seluruh petugas PLN dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa," ungkap Yusran haru.

Melalui aksi tanggap bencana ini, menegaskan bahwa peran PLN telah melampaui tugas utamanya sebagai penyedia listrik, melainkan juga sebagai mitra sosial masyarakat yang responsif. Melalui sinergi berkelanjutan antara manajemen, Srikandi, PIKK, dan pemerintah daerah, PLN terus berkomitmen membawa dampak positif dan mengawal pemulihan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat Bolaang Mongondow hingga kembali normal. (*/Ajl)
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close