Realisasi PAD Kota Bitung Capai Rp47,8 Miliar hingga Mei 2026, Tumbuh 25,83 Persen Realisasi PAD Kota Bitung Capai Rp47,8 Miliar hingga Mei 2026, Tumbuh 25,83 Persen - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Realisasi PAD Kota Bitung Capai Rp47,8 Miliar hingga Mei 2026, Tumbuh 25,83 Persen

8 June 2026 | 19:23 WIB Last Updated 2026-06-08T11:23:23Z
Realisasi PAD Kota Bitung Capai Rp47,8 Miliar hingga Mei 2026, Tumbuh 25,83 Persen.

BITUNG, Indimanado.com - Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bitung menunjukkan tren positif pada lima bulan pertama tahun 2026. Berdasarkan rekapitulasi yang dirilis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung, realisasi PAD hingga 30 Mei 2026 mencapai Rp47.828.402.333,28 atau 45,98 persen dari target tahunan sebesar Rp104 miliar.

Capaian tersebut memperlihatkan peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Saat itu, realisasi PAD tercatat sebesar Rp38.009.548.774,95, sehingga pada tahun ini terjadi kenaikan sekitar Rp9,81 miliar atau tumbuh 25,83 persen secara tahunan (year-on-year).

Perkembangan positif sektor pendapatan daerah ini menjadi salah satu indikator penguatan kinerja fiskal Pemerintah Kota Bitung di bawah kepemimpinan Wali Kota Hengky Honandar, SE dan Wakil Wali Kota Randito Maringka, S.Sos.

Kepala Bapenda Kota Bitung, Theo Rorong, SE, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan wajib pajak yang telah berpartisipasi aktif dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

Ia menilai kontribusi masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bitung.

​”Bapenda mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Bitung serta para wajib pajak yang sudah memberikan kontribusi nyata dalam membayar Pajak Daerah. Dukungan ini sangat berarti bagi keberlangsungan pembangunan kota,” ujar Theo Rorong, Senin (8/6/2026).

Theo juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak sebagai bagian dari tanggung jawab bersama membangun daerah.

Berdasarkan data Bapenda, sektor pajak daerah masih menjadi penyumbang terbesar PAD dengan realisasi sebesar Rp40.480.573.421 atau 44,66 persen dari target Rp90,65 miliar. Sementara itu, komponen hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mencatatkan capaian tertinggi secara persentase, yakni Rp5.284.724.158 atau 96,08 persen dari target Rp5,5 miliar.

Adapun sektor retribusi daerah terealisasi sebesar Rp1.645.652.904 atau 24,02 persen dari target Rp6,85 miliar, sedangkan lain-lain PAD yang sah mencapai Rp681.122.106,39 atau 68,11 persen dari target Rp1 miliar.

Sebelum mempublikasikan capaian tersebut, Kepala Bapenda Kota Bitung juga melakukan pertemuan koordinasi dengan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bitung, Dr. Fredy Pangaribuan. Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam mengoptimalkan potensi penerimaan negara maupun daerah.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kapasitas fiskal Kota Bitung sekaligus memperkuat pembiayaan pembangunan di berbagai sektor pada masa mendatang. (Sdr/Ajl)
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close