Cope West 2026 Resmi Ditutup di Manado, Yulius Selvanus Dorong Kerja Sama AS-TNI AU Meluas ke Berbagai Sektor Cope West 2026 Resmi Ditutup di Manado, Yulius Selvanus Dorong Kerja Sama AS-TNI AU Meluas ke Berbagai Sektor - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Cope West 2026 Resmi Ditutup di Manado, Yulius Selvanus Dorong Kerja Sama AS-TNI AU Meluas ke Berbagai Sektor

12 September 2026 | 22:39 WIB Last Updated 2026-09-12T14:39:58Z
Cope West 2026 Resmi Ditutup di Manado, Yulius Selvanus Dorong Kerja Sama AS-TNI AU Meluas ke Berbagai Sektor
Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay SH MH saat sambutan pada penutupan Latihan Gabungan (Latgab) Cope West 2026 yang mempertemukan personel United States Pacific Air Forces (US PACAF) dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) resmi berakhir di Pangkalan Udara (Lanud) Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (11/9/2026).

MANADO, Indimanado.com – Latihan Gabungan (Latgab) Cope West 2026 yang mempertemukan personel United States Pacific Air Forces (US PACAF) dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) resmi berakhir di Pangkalan Udara (Lanud) Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (11/9/2026).

Penutupan latihan militer berskala internasional tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay SH MH, yang mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE (YSK). Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang dilaksanakan di wilayah Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Victor membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Utara yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan Sulut sebagai lokasi pelaksanaan Cope West 2026.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Amerika Serikat melalui Konsulat Jenderal AS di Surabaya, US PACAF, serta TNI AU atas kepercayaan memilih Sulawesi Utara sebagai tuan rumah pelaksanaan latihan," ucap Victor Mailangkay.

Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Prajurit
Gubernur Sulut melalui sambutannya menyampaikan bahwa Cope West 2026 dirancang sebagai ruang penting bagi personel TNI AU dan US PACAF untuk meningkatkan kemampuan teknis, kesiapsiagaan operasional, serta profesionalisme di bidang pertahanan udara.

Latihan gabungan tersebut juga menjadi sarana pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara prajurit kedua negara. Interaksi selama latihan diharapkan dapat memperkuat pemahaman, koordinasi, dan kemampuan operasional dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang pertahanan udara.

Meskipun berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, kerja sama dalam Cope West 2026 dinilai memiliki manfaat strategis yang lebih luas. Kemitraan Indonesia dan Amerika Serikat tidak hanya diarahkan untuk memperkuat daya tangkal terhadap ancaman, tetapi juga membuka ruang pengembangan kapasitas bersama dalam pelayanan kemanusiaan, sektor kesehatan, dan perlindungan masyarakat.

Dalam pidato tertulisnya, Gubernur Yulius Selvanus turut menggarisbawahi rekam jejak hubungan kerja sama yang panjang dan erat antara Sulawesi Utara dan Amerika Serikat.

Hubungan tersebut menjadi salah satu modal penting dalam membangun komunikasi dan kerja sama lintas sektor. Karena itu, pelaksanaan Cope West 2026 di Sulawesi Utara diharapkan tidak berhenti pada agenda latihan militer, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi penguatan hubungan yang lebih luas.

Gubernur juga menyampaikan penghargaan atas dedikasi, kedisiplinan, dan profesionalisme yang ditunjukkan seluruh personel TNI AU dan US PACAF selama mengikuti rangkaian latihan.

Selain pengalaman taktis dan teknis, para personel Amerika Serikat diharapkan membawa kesan positif mengenai keramahan masyarakat Sulawesi Utara, kerukunan antarwarga, serta nilai persaudaraan yang tercermin dalam semangat “Torang Samua Basudara.”

Kerja Sama Diharapkan Berlanjut ke Berbagai Sektor
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap komunikasi dan sinergi yang terbentuk selama pelaksanaan Cope West 2026 dapat terus dipelihara dan dikembangkan.

Kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat diharapkan meluas ke sejumlah sektor pembangunan, antara lain pendidikan, penanggulangan bencana, pelestarian lingkungan, ekonomi, serta pengelolaan sumber daya kelautan.

Penutupan Cope West 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat penting dari Indonesia dan Amerika Serikat.

Mereka antara lain Kepala Delegasi US PACAF A5I Kolonel James Landreth, Konsul Jenderal AS di Surabaya Christopher Green, Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI Yoyon Kuscahyono, S.Sos., Kepala Delegasi TNI AU Kolonel Ari Susiono, serta Wali Kota Manado Andrei Angouw.

Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan pentingnya pelaksanaan Cope West 2026 sebagai bagian dari hubungan kerja sama dan komunikasi strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya dalam penguatan kapasitas pertahanan udara serta pengembangan sinergi lintas sektor. (Rls)
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close