![]() |
| Ketua DPC Gerindra Manado, Louis Carl Schramm SH MH, Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE (YSK) dan Sekretaris DPD Harvani Boky, S.K.M., M.Kes. |
Yulius yang juga menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara menilai Manado memiliki posisi strategis dalam peta politik daerah. Ia menyebut ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut sebagai center of gravity politik Sulut, sehingga Gerindra harus mempersiapkan kekuatan terbaik untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Yulius saat memberikan arahan kepada ratusan kader Gerindra yang mengikuti Rakercab. Dukungan terhadap Louis Schramm langsung mendapat respons meriah dari peserta. Sejumlah jajaran DPD Gerindra Sulut, termasuk Sekretaris DPD Harvani Boki, S.K.M., M.Kes., dan Bendahara DPD Mona C. Kloer, B.A., turut memberikan standing ovation.
"Program-program provinsi juga kita titipkan kepada beliau. Artinya ada ruang, ada peluang karena tidak ada incumbent. Kalau saya sih setuju dia maju Walikota!" tegas Yulius yang disambut riuh sorak kemenangan para peserta Rakercab.
Menurut Yulius, pengalaman Louis Schramm sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara menjadi salah satu modal politik yang dapat diperhitungkan. Pengalaman tersebut dinilai memberikan bekal dalam menyerap dan mengawal aspirasi masyarakat Manado, sekaligus membangun basis dukungan di daerah.
Selain berbicara mengenai Pilwakot Manado, Yulius menekankan pentingnya memperkuat struktur dan soliditas organisasi hingga tingkat akar rumput. Ia mengapresiasi konsolidasi DPC Gerindra Manado yang telah mencapai 85 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 90 persen pada Desember 2026.
"Konsolidasi organisasi bukan sekadar agenda rutin, tetapi bentuk kesiapan penuh kita untuk menang. Seluruh pengurus dari cabang, anak cabang, hingga ranting harus bergerak dalam satu komando yang solid," ujar Yulius di hadapan para kader.
Dalam Rakercab tersebut, Yulius juga menetapkan sejumlah sasaran politik Gerindra Manado. Di tingkat legislatif, partai menargetkan 20 dari 40 kursi DPRD Kota Manado, meningkatkan perolehan menjadi 25 kursi di DPRD Sulawesi Utara, serta menambah keterwakilan di DPR RI.
Untuk organisasi, Gerindra Manado ditargetkan menuntaskan penataan struktur dan KTA hingga 100 persen pada akhir 2026. Partai juga akan membuka ruang bagi perekrutan figur potensial yang selanjutnya dipersiapkan untuk dilaporkan kepada DPP pada Februari 2027.
Sementara pada agenda kepemimpinan daerah, Gerindra diarahkan menyiapkan kader internal terbaik untuk menghadapi Pilwakot Manado sekaligus mempertahankan kemenangan dalam Pilpres.
DPC Gerindra Kota Manado menjadi pengurus tingkat kabupaten/kota pertama di Sulawesi Utara yang menindaklanjuti instruksi partai pasca-Rakerda. Ketua DPC Gerindra Manado Louis Carl Schramm melaporkan konsolidasi organisasi telah mencapai 85 persen hingga tingkat anak ranting.
Selain penguatan struktur, Gerindra Manado mencatat antusiasme masyarakat melalui terserapnya 3.000 KTA awal. Seluruh pengurus juga telah didaftarkan dalam program asuransi kecelakaan kerja.
Menanggapi arahan Yulius terkait kemungkinan dirinya maju dalam Pilwakot Manado, Louis Schramm menyatakan siap menjalankan perintah partai.
"Apa yang disampaikan Pak Ketua DPD atau dalam hal ini Gubernur, memerintahkan saya untuk siap. Ya sebagai kader kita harus siap. Apa yang diperintahkan, itu harus dijalankan," tegasnya.
Louis mengatakan Gerindra Manado telah bergerak lebih awal menghadapi agenda politik ke depan. Selain memperkuat struktur, partai melakukan pemutakhiran data serta verifikasi partai politik sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan pelaporan calon legislatif dan calon kepala daerah kepada DPP pada Februari 2027.
Mengenai target perolehan kursi yang dipatok Yulius, Louis menyebut seluruh kader akan bekerja secara kolektif. Ia menilai target tersebut dapat dicapai apabila seluruh mesin partai bergerak secara solid dan konsisten menjalankan arahan Ketua DPD.
Gerindra Manado juga membuka ruang bagi kader internal maupun tokoh dari luar partai yang dinilai memiliki potensi. Louis menyebut partainya sebagai organisasi yang terbuka terhadap figur-figur yang dapat memperkuat perjuangan politik Gerindra.
Dalam konteks tersebut, Louis turut menyinggung Ketua Tidar Sulut, Standius Bara Prima, yang disebut aktif melakukan konsultasi dengan DPC Gerindra Manado. Menurutnya, Bara Prima merupakan salah satu kader potensial yang layak diperhitungkan dalam perkembangan politik Gerindra ke depan. (SDR/Ajl)
