Terkait Relokasi, Gubernur Olly Dondokambey Pastikan Warga Pulau Ruang Difasilitasi Pemerintah Terkait Relokasi, Gubernur Olly Dondokambey Pastikan Warga Pulau Ruang Difasilitasi Pemerintah - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Terkait Relokasi, Gubernur Olly Dondokambey Pastikan Warga Pulau Ruang Difasilitasi Pemerintah

3 May 2024 | 22:41 WIB Last Updated 2024-05-07T07:50:28Z
Gubernur Olly Dondokambey saat sosialisasi rencana relokasi warga Pulau Ruang di Posko Terpadu tempat pengungsian masyarakat di Tagulandang, Sitaro. Istimewa

Tagulandang, Indimanado.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memastikan mengakomodir seluruh kebutuhan para pengungsi Pulau Ruang yang akan direlokasi di dua wilayah yakni Likupang, Minahasa Utara (Minut) dan Tutuyan/Dumagin, Bolmong Selatan (Bolsel).

Gubernur Olly Dondokambey memastikan itu saat bertemu dan berdialog langsung warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Posko Terpadu, Desa Apeng Sala, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Jumat (3/5/2024).

Gubernur Olly kesempatan itu didampingi Forkopimda Sulut, Penjabat Bupati Sitaro, dan para pejabat Pemprov Sulut.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah menyeriusi proses relokasi tersebut. Bahkan, akan segera melakukan rapat bersama Presiden Jokowi dan terkait penanggulangan bencana di Pulau Ruang maupun Tagulandang.

“Pemerintah bangun rumah. Setiap kepala keluarga dapat tipe 45, jalan, sarana lengkap semua, peralatan di dalam diberi semua, tempat tidur, sekolah lengkap,” terangnya, sembari memberitahukan seluruh pengungsi asal Pulau Ruang yang masih di posko terpadu akan diberi uang tunai sebesar Rp1 juta.

Terkait lokasi relokasi di dua wilayah, beber Olly, pemerintah juga memastikan agar para pengungsi nyaman serta betah sebagaimana kehidupan mereka di Pulau Ruang.

Hal ini akan disesuaikan dengan kultur, budaya masyarakat Kabupaten Kepulauan Sitaro. Kemudian mata pencaharian warga yang telah terbiasa bertani maupun melaut.

“Kita pilih di pinggir laut, supaya budaya tidak hilang. Satu di Likupang, satu di Tutuyan Bolsel, Dumagin Bolsel. Kalau boleh dalam dua hari ini seluruh yang dari Gunung Ruang pergi ke lokasi pengungsian di Manado, dari bitung, satu lokasi supaya pendataan lebih gampang,” bebernya.

Diketahui, saat ini jumlah warga Pulau Ruang yang masih berada di Posko Terpadu berjumlah 156 jiwa yang terbagi Desa Laing Patehi 18 kk atau 57 jiwa dan Desa Paumpente 36 kk atau 99 jiwa. (**)
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close