Instruksi Gubernur Yulius Selvanus, Pemprov Sulut Kirim 18.200 Liter Air Bersih ke Manado Tua Instruksi Gubernur Yulius Selvanus, Pemprov Sulut Kirim 18.200 Liter Air Bersih ke Manado Tua - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Instruksi Gubernur Yulius Selvanus, Pemprov Sulut Kirim 18.200 Liter Air Bersih ke Manado Tua

31 August 2026 | 22:42 WIB Last Updated 2026-08-31T14:42:01Z
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bergerak cepat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Pulau Manado Tua. Sebanyak 18.200 liter air bersih didistribusikan ke wilayah kepulauan tersebut melalui kolaborasi Pemprov Sulut, Pemerintah Kota Manado, PDAM, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (31/8/2026).

MANADO, Indimanado.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bergerak cepat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Pulau Manado Tua. Sebanyak 18.200 liter air bersih didistribusikan ke wilayah kepulauan tersebut melalui kolaborasi Pemprov Sulut, Pemerintah Kota Manado, PDAM, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (31/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan atas instruksi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE (YSK) sebagai respons pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah kepulauan.

Dalam proses distribusi, dukungan transportasi laut dari KKP menjadi bagian penting. Dua kapal milik Kementerian Kelautan dan Perikanan dikerahkan untuk membantu mobilisasi pasokan air bersih menuju Manado Tua.

Instruksi Gubernur tersebut kemudian ditindaklanjuti Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang, SIP, MM, dengan mengarahkan perangkat daerah terkait agar segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado dan KKP.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Ringkuangan, mengatakan distribusi air bersih tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Bapak Gubernur memberikan instruksi agar kebutuhan masyarakat segera ditangani. Bapak Sekprov juga mengarahkan agar koordinasi lintas sektor dilakukan secara cepat dan konkret. Hari ini kita tindak lanjuti bersama Pemkot Manado, PDAM dan KKP melalui distribusi 18.200 liter air bersih ke Manado Tua,” ujar Ringkuangan.

Menurut Ringkuangan, kondisi geografis Manado Tua sebagai kawasan kepulauan membuat distribusi kebutuhan dasar memerlukan dukungan transportasi laut. Karena itu, keterlibatan armada KKP dinilai berperan penting dalam mempercepat pengiriman air bersih.

“Dukungan KKP melalui KP Hiu dan KM Rajawali sangat penting dalam proses delivery air bersih. Ini adalah bentuk kolaborasi konkret antarpemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” jelas Ringkuangan.

Pemprov Sulut, lanjutnya, tidak ingin kondisi geografis menjadi kendala bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan dasar. Kehadiran pemerintah di wilayah kepulauan harus tetap dirasakan masyarakat melalui respons yang cepat terhadap berbagai kebutuhan.

“Jarak geografis tidak boleh menjadi jarak pelayanan. Masyarakat di pulau harus merasakan kehadiran pemerintah. Karena itu, ketika ada kebutuhan yang harus segera ditangani, kita bergerak bersama dan mencari solusi,” tegasnya.

Distribusi air bersih pada Senin tersebut menjadi bagian dari respons cepat pemerintah. Pemprov Sulut bersama Pemkot Manado selanjutnya akan memantau kebutuhan masyarakat di Manado Tua sekaligus mendorong langkah yang lebih berkelanjutan untuk menjaga ketersediaan air bersih di kawasan kepulauan.

Ringkuangan menegaskan, kolaborasi lintas pemerintah dan kementerian/lembaga menunjukkan pola kerja yang mengutamakan koordinasi serta penyelesaian persoalan secara bersama.

“Ini bukan tentang kewenangan sektoral, tetapi tentang bagaimana pemerintah hadir menyelesaikan persoalan masyarakat. Pemprov Sulut, Pemkot Manado dan KKP bergerak dalam satu semangat: memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dasar,” pungkasnya.

Pemprov Sulut memastikan sinergi dengan pemerintah daerah serta kementerian/lembaga akan terus diperkuat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat kualitas pelayanan publik bagi warga yang tinggal di wilayah kepulauan. (Rls/Ajl)
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close