BSG dan Pemkab Minahasa Tenggara Perkuat Kemitraan Budidaya Kelapa dan Pemasaran, Petani Didorong Naik Kelas BSG dan Pemkab Minahasa Tenggara Perkuat Kemitraan Budidaya Kelapa dan Pemasaran, Petani Didorong Naik Kelas - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

BSG dan Pemkab Minahasa Tenggara Perkuat Kemitraan Budidaya Kelapa dan Pemasaran, Petani Didorong Naik Kelas

9 September 2026 | 06:23 WIB Last Updated 2026-09-08T22:23:55Z
BSG dan Pemkab Minahasa Tenggara jalin kerja sama di sektor pertanian dan perkebunan
MoU dan PKS antara Bank SulutGo (BSG) dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.

MANADO, Indimanado.com – PT Bank SulutGo (BSG) memperkuat perannya dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui kemitraan sektor pertanian dan perkebunan. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pihak-pihak terkait di Kantor Pusat Bank SulutGo, Kamis (3/9/2026).

Kerja sama ini merupakan bagian dari sinergi yang didorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat hubungan antara perbankan daerah, pemerintah daerah, dan sektor riil. Fokus kemitraan diarahkan pada optimalisasi komoditas unggulan di Kabupaten Minahasa Tenggara, termasuk pengembangan budidaya kelapa dan pemasaran hasil produksinya.
Penandatanganan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, regulator sektor jasa keuangan, perbankan, hingga pihak yang terlibat dalam rantai usaha pertanian. Dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara hadir Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli, didampingi Sekretaris Daerah David H. Lalandos, A.P., M.M., serta Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Phebe Judita Punuindoong, S.H., M.Pd.

Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Tenggara Ir. Vecky Monigir, M.E., dan Kepala BPKPD Kabupaten Minahasa Tenggara Halens R. Ole, S.E., M.S.A.Ak.

Dari OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, kegiatan dihadiri Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Robert H.P. Sianipar, Deputi Kepala OJK Budiman P. Siahaan, serta Manager Divisi PEPK dan LMS OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Toar Kaesar Dotulung.
Sementara dari Bank SulutGo hadir Direktur Utama Revino M. Pepah, Group Head Pemasaran Iskandar Modjo, sejumlah pemimpin divisi terkait, serta Pemimpin BSG Cabang Ratahan Jeane Y. Arina.

Adapun kerja sama yang disepakati mencakup MoU mengenai Pola Kemitraan Sektor Pertanian/Perkebunan, serta PKS yang secara khusus mengatur Pola Kemitraan Budidaya Tanaman Kelapa dan Pemasaran Kelapa beserta Hasil Olahannya.

Melalui pola tersebut, Bank SulutGo akan memberikan dukungan pembiayaan dan penguatan ekosistem finansial bagi petani. Di sisi lain, pemerintah daerah bersama offtaker berperan dalam pendampingan budidaya serta mendukung kepastian pasar bagi hasil pertanian masyarakat.

Skema kemitraan ini diharapkan dapat membuat pengembangan komoditas tidak berhenti pada aspek produksi, tetapi juga memperkuat keterhubungan antara petani, pembiayaan, pendampingan, hingga pasar. Dengan demikian, potensi komoditas daerah dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Sinergi ini merupakan wujud nyata peran strategis Bank SulutGo sebagai 'Torang Pe Bank' yang senantiasa hadir menggerakkan perekonomian daerah, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Dengan ditandatanganinya MoU dan PKS tersebut, sinergi antara perbankan, pemerintah, regulator, dan sektor riil diharapkan semakin memperkuat daya saing sektor pertanian dan perkebunan Minahasa Tenggara.

Kerja sama ini juga diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah, sekaligus membuka peluang bagi petani untuk berkembang melalui akses pembiayaan, pendampingan budidaya, dan pasar yang lebih terarah. (Rls/IM)
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close