Wapres RI Harap FKUB Dapat Mengantisipasi Dampak Negatif Teknologi Informasi Wapres RI Harap FKUB Dapat Mengantisipasi Dampak Negatif Teknologi Informasi - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Wapres RI Harap FKUB Dapat Mengantisipasi Dampak Negatif Teknologi Informasi

19 November 2021 | 22:32 WIB Last Updated 2021-11-20T07:35:57Z


MANADO, (indimanado.com) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dapat menjawab tantangan yang timbul dari teknologi informasi, dampak negatif yang dari teknologi informasi agar kerukunan umat beragama tetap terjaga dan terpelihara.

Salah satu sisi negatif dari teknologi informasi berbasis digital adalah karakteristik yang disebut dengan “algoritma kurasi”. Dimana, karakteristik ini dapat berpotensi mengakibatkan terjadinya keterbelahan sosial, termasuk keterbelahan antar umat beragama.

“Saya mengharapkan forum ini juga membahas tantangan tersebut secara mendalam serta menyiapkan langkah antisipasinya,” pesan Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin pada Pekan Kerukunan Internasional Dan Konferensi Nasional FKUB KE-6 Se-Indonesia Tahun 2021, di Hotel Sultan Raja, Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (19/11/2021).

Lebih jauh Wapres menguraikan, bahwa kemampuan Algoritma Kurasi dapat menggiring setiap orang atau kelompok orang meyakini hanya terhadap informasi yang dipasok dari kelompoknya sebagai kebenaran, sementara kelompok lain berpedoman pada kebenaran yang diyakini kelompoknya sendiri.

“Hal ini mengakibatkan terjadinya keterbelahan sosial dalam hal ini keterbelahan antar umat beragama,” tuturnya.

Dalam forum yang bertajuk “Torang Samua Ciptaan Tuhan” tersebut, Wapres juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama, khususnya di Indonesia sebagai negara yang majemuk. Sebab, kerukunan antar umat beragama merupakan unsur utama bagi terciptanya kerukunan nasional.

“Kerukunan umat beragama tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus senantiasa kita jaga dan kita pelihara,” pungkas Wapres. (**/alfa jobel)
×
Berita Terbaru Update
close