![]() |
| Nusantara Swim Competition 2026 yang memperebutkan Piala Komandan KODAERAL VIII di Kolam Renang Tirto Sagoro 09. |
Raihan tersebut terdiri dari 40 medali emas, 35 perak, dan 23 perunggu. NSC Manado mengungguli Znergy Aquatic Club Sulawesi Utara yang berada di posisi kedua dengan 18 emas, 9 perak, dan 13 perunggu, serta Paotere Swimming Club Makassar di posisi ketiga dengan 17 emas, 21 perak, dan 15 perunggu.
Kompetisi tingkat nasional ini diikuti 450 perenang muda dari lima provinsi, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur. Sebagian besar peserta merupakan siswa SD dan SMP yang mengikuti total 1.667 nomor pertandingan.
Ketua Panitia Nusantara Swim Competition, Ulyan Tumbelaka, menegaskan bahwa capaian medali bukan satu-satunya tujuan dari penyelenggaraan kompetisi tersebut. Menurutnya, intensitas pertandingan dibutuhkan untuk membentuk karakter dan mental atlet sejak usia muda.
”Volume kompetisi perlu terus ditingkatkan. Ini sangat penting sebagai ajang pembinaan perenang usia SD dan SMP untuk pengembangan karakter, meningkatkan kepercayaan diri, penguasaan teknik, dan kecintaan pada olahraga—bukan sekadar mengejar medali. Pada fase inilah pembinaan fisik dan mental mereka sedang dibentuk,” ujar Ulyan.
Kejuaraan yang mengusung tema “Tunjukan Kemampuan Terbaikmu, Junjung Sportivitas, dan Ukir Prestasi Membanggakan” tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para perenang muda untuk menguji kemampuan, pengalaman bertanding, serta teknik yang telah mereka dapatkan dalam proses latihan.
Komandan KODAERAL VIII Manado, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Teritorial (Aster) Dankodaeral VIII, Kolonel Marinir Irfan Bhatara, S.T., M.D.S., menyampaikan dukungan terhadap kegiatan yang memberikan ruang positif bagi generasi muda.
”Pesan saya kepada seluruh peserta: jaga semangat, junjung tinggi sportivitas, terus berlatih, dan jangan pernah berhenti bermimpi untuk menjadi yang terbaik. Saya berharap kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan dan dikembangkan, sehingga semakin banyak atlet-atlet muda berbakat yang mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Penutupan kompetisi digelar pada Minggu (30/8) malam dengan suasana meriah. Penganugerahan piala, medali, dan uang pembinaan menjadi bagian dari rangkaian akhir kegiatan, yang turut dimeriahkan gemerlap lampu warna-warni dan kembang api.
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia bersama pihak sponsor juga menghadirkan Grand Prize berupa satu unit sepeda motor listrik Honda EM1 e. (SDR/Tim Indimanado)
